Gerakan Tiga A (3A), Propaganda Jepang Untuk Menarik Simpati Rakyat

Jepang mendarat di Jawa. Jepang dengan cepat menguasai dan diterima oleh rakyat Indonesia berkat propaganda Jepang, salah satunya Gerakan 3A yang menyebut Jepang sebagai pemimpin, cahaya, dan pelindung Asia
Pasukan Jepang menginvasi Jawa. (Unknown Author via https://hdl.handle.net/20.500.11840/16225, Public Domain)

Gerakan Tiga A (atau Gerakan 3A) merupakan salah satu propaganda yang dilakukan oleh Jepang ketika masa Pendudukan Jepang di Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Tujuannya sendiri adalah agar Jepang mendapatkan simpati dari rakyat Indonesia ketika itu.

Jepang dan Teknik Propaganda

Sejarah Jepang di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) bermula pada tahun 1942, Jepang ketika itu berhasil menguasai berbagai daerah di Indonesia dengan sangat cepat. Militer Hindia Belanda serta Pasukan Sekutu ketika itu kewalahan dalam melawan serangan militer Jepang.

Jepang sendiri mulai menginjakan kaki di wilayah Hindia Belanda pada tanggal 11-12 Januari 1942 di wilayah Tarakan, hanya sehari setelah Kekaisaran Jepang mendeklarasikan perang terhadap Kerajaan Belanda. Sekitar dua bulan kemudian, tepatnya pada 8 Maret 1942, Jepang secara resmi telah menjadi penguasa Hindia Belanda dengan ditandatanganinya Perjanjian Kalijati di Kalijati, Subang, Jawa Barat.

Sebenarnya ada berbagai alasan mengapa Jepang bisa menguasai wilayah Hindia Belanda dengan cepat dan merata. Namun, salah satu alasan dan faktor utamanya adalah karena Jepang disambut hangat oleh rakyat Indonesia ketika itu. Jepang saat itu masuk ke Hindia Belanda dengan membawa janji akan ‘membebaskan’ dan mensejahterakan rakyat Indonesia.

Selain dengan janji-janjinya, Jepang juga kerap kali melancarkan berbagai program propaganda yang dimaksudkan untuk mencari simpati dari rakyat Indonesia. Hal ini dikarenakan Jepang memerlukan bantuan dari simpatisan Indonesia untuk menghadapi gempuran sekutu di Perang Asia Timur Raya, sekaligus untuk membantu Jepang dalam mengambil sumber daya alam di Indonesia.

Sejarah Gerakan Propaganda 3A

Salah satu program propaganda yang paling awal dibuat oleh Jepang adalah Gerakan 3A (Tiga A). Gerakan Tiga A ini didirikan pada tanggal 29 April 1942, bertepatan dengan Hari Tenchōsetsu, yaitu hari perayaan Ulang Tahun Kaisar Hirohito.

Gerakan ini diusulkan oleh kepala Kepala Sendenbu (Departemen Propaganda Jepang), Hitoshi Shimizu. Dia lalu menggandeng salah satu tokoh pergerakan nasional yaitu Mr. Syamsudin (Raden Sjamsoeddin) untuk menjadi Ketua Gerakan 3A.

Adapun isi dari propaganda Gerakan 3A ini sendiri adalah:

  • Nippon Cahaya Asia
  • Nippon Pelindung Asia
  • Nippon Pemimpin Asia
Poster propaganda Gerakan 3A atau Gerakan Tiga A
Poster Gerakan 3A

Gerakan Tiga A pada akhirnya tidak bertahan lama dan dibubarkan karena dianggap tidak memberikan keuntungan bagi pihak Jepang. Gerakan ini dinilai kurang berhasil dan tidak populer, salah satu alasannya adalah karena Mr. Syamsudin merupakan tokoh nasional yang kurang dikenal oleh masyarakat ketika itu.

Selain itu, gerakan ini bahkan tidak berhasil untuk membuat rakyat Indonesia bersimpati kepada Jepang, karena gerakan ini lebih berorientasi dan mengglorifikasi Jepang ketimbang rakyat Indonesia. Mohammad Hatta dalam buku Memoir (1979) menyebutkan bahwa Gerakan 3A tidak disukai karena lebih banyak “menggolong” daripada menolong.

Berbagai lapisan dan golongan rakyat Indonesia kemudian memprotes gerakan ini. Bagi kaum intelektual sendiri, gerakan ini juga dianggap tidak memiliki manfaat bagi rakyat Indonesia dalam mencapai tujuan kemerdekaan.

Pada September 1942, Gerakan 3A akhirnya dibubarkan akibat terjadinya perselisihan internal di antara penguasa Jepang saat itu.

  • Parinduri, A., Raditya, I. N., & Parinduri, A. (2021, February 24). Sejarah Gerakan 3A: Propaganda Jepang Demi Simpati Rakyat Indonesia. tirto.id. https://tirto.id/sejarah-gerakan-3a-propaganda-jepang-demi-simpati-rakyat-indonesia-gayG
  • Wikipedia contributors. (2021, December 27). Gerakan propaganda Jepang 3A. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_propaganda_Jepang_3A
  • Nailufar, N. N. (2020, January 12). Gerakan Tiga A dan Propaganda Jepang Halaman all – Kompas.com. KOMPAS.Com. https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/12/130000169/gerakan-tiga-a-dan-propaganda-jepang?page=all
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Post
lembuswana, hewan mitologi Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai Martapura, Kerajaan Hindu Pertama Di Nusantara

Next Post
Konferensi Asia Timur Raya sebagai salah satu bentuk perwujudan Pan-Asianisme ala Jepang

Pan-Asianisme, Ideologi Asia Bersatu yang Bebas dari Eropa

Related Posts