Eksekusi Keluarga Romanov, Akhir Dari Kekaisaran Rusia

Foto Keluarga Tsar Romanov, keluarga Tsar yang dieksekusi
Keluarga Rumanov atau Tsar Nicholas II (public domain, wikimedia.org)

Tsar Nicholas II (Nikolai II Alexandrovich Romanov) merupakan seorang tsar yang berasal dari wangsa Romanov, dan menjadi kaisar terakhir dari Kekaisaran Rusia. Nicholas II sendiri berkuasa sebagai tsar Kekaisaran Rusia sejak 1 November 1894 hingga 15 Maret 1917.

Pada tanggal 16 Juli 1918, Tsar Nicholas II bersama dengan keluarganya serta empat orang pembantunya dieksekusi mati oleh kaum Bolshevik di Yekaterinburg, Rusia. Pembunuhan anggota keluarga Kerajaan Rusia ini dilatarbelakangi oleh pemberontakan yang dilakukan oleh kaum Bolshevik.

Bermula pada tahun 1917, walau saat itu bukan pertama kalinya kaum Bolshevik melakukan pemberontakannya. Pemberontakan ini terjadi akibat dari adanya beberapa orang yang ingin mengubah paham Kekaisaran Rusia menjadi sebuah negara komunis.

Pemberontakan oleh kaum Bolshevik ini dipimpin oleh Vladimir Ilyich Ulyanov, atau yang biasa dikenal sebagai Vladimir Lenin.

Terdapat 2 pemberontakan yang terjadi pada tahun 1917, yaitu pada Februari 1917 dan Oktober  1917. Orang-orang saat itu sudah tidak suka lagi pada pemerintahan Tsar Nicholas II, sudah ditandai  sejak pemberontakan tahun 1905. Orang-orang khususnya kaum buruh dan tani merasa sudah ditindas  oleh Tsar saat itu, apalagi terjadinya Perang Dunia 1 yang sangat merugikan Rusia saat itu. Saat Tsar  diminta turun jabatan oleh rakyat, Tsar bukannya marah dan mempertahankan jabatannya, tapi malah  dengan perasaan lega menaati permintaan rakyat yang sepertinya Tsar tidak menyukai jabatannya.

Saat Tsar baru turun takhta, Tsar masih hidup dengan gaya mewah seperti kehidupan  sebelumnya. Seluruh keluarga Tsar (Tsar, istri Tsar, dan seluruh anak-anaknya) ikut Tsar untuk  “dikurung” sementara oleh kaum Bolshevik, sampai mendapat keputusan terbaru oleh pemerintahan  saat itu. Namun saat kejadian turunnya takhta Tsar, hal itu baru terjadi saat pemberontakan Februari  1917 yang ingin menggulingkan monarki, dan belum berlanjut sampai pemberontakan Oktober 1917.

Pemberontakan Oktober 1917 atau biasa disebut Revolusi Oktober/Revolusi Bolshevik adalah  pemberontakan yang berhasil mengalahkan kekuatan militer yang masih setia pada Tsar. Namun masih  belum seutuhnya dikalahkan, sampai benar-benar kalah pada tahun 1922. Keluarga Tsar saat itu sempat  diajak sepupu Tsar, Raja George V (Raja Inggris) untuk pergi ke Inggris dan mengungsi di sana, dan  sebenarnya pemerintahan Rusia saat itu setuju saja akan ajakan tersebut untuk menentukan nasib mantan keluarga penguasa itu. Namun beberapa kaum sayap kiri tidak setuju akan tawaran itu karena  tidak mau keluarga Tsar lolos begitu saja.

Maka keluarga Tsar pun tidak jadi mengungsi ke Inggris. Mereka lalu dipindahkan ke Tobolsk  pada Agustus 1917, kehidupan mereka saat itu masih mewah seperti sebelumnya, belum ada perlakuan  sangat kasar yang nanti akan terjadi. Mulailah saat Maret 1918, keluarga Tsar mulai merasakan  perlakuan kasar dari kaum Bolshevik, pelayan mereka mulai dipecat, Tsar sudah tidak boleh lagi  menggunakan tanda pangkat, mereka sudah tidak bisa lagi mengonsumsi mentega dan kopi, dan penjaga juga suka menyinggung perasaan anak Tsar.

Mereka lalu dipindahkan ke Yekatinburg pada April 1918. Di sini mereka mendapat perlakuan yang lebih kasar lagi dari sebelumnya. Seluruh alat fotografi mereka disita, mereka tidak  boleh menuju ke bagasi dan digeledah serta semua barang maupun uang yang ada juga disita, termasuk perhiasan. Mereka juga dijaga dengan sangat ketat, hanya ada 1 ventilasi yang disediakan bagi mereka untuk bisa bernapas.

Meskipun begitu, ada 1 jendela lagi yang dibuka atas permintaan Tsar yang terus menerus. Mereka dilarang keras melihat ke luar atau memberi sinyal pada siapa pun yang ada di luar. Lebih parah lagi, mereka hanya boleh keluar kurungan 2 kali sehari, yaitu setengah jam setiap pagi dan sore. Serta mereka juga harus menekan bel jika ingin ke toilet dan tidak boleh berbicara pada penjaga.

Ipatiev House, tempat Tsar tinggal di Yekatinburg (public domain, wikimedia)
Basement Tempat Eksekusi (public domain, wikimedia)

Lalu pada 16 Juli 1918, Pavel Medvedev telah merencanakan pembunuhan atau eksekusi kepada keluarga Tsar. Pada malam itu juga, keluarga Tsar dibawa ke basement tanpa ada perasaan curiga dan rasa takut sedikit pun dari mereka. Tadinya akan ada 11 regu tembak yang masing-masing akan membunuh 1 orang. Namun dikarenakan basement yang sempit, eksekusi keluarga Tsar yang akan dilakukan dengan penembakan yang terstruktur, malah berubah menjadi penembakan yang membabi buta. Suasana eksekusi berubah dari rencana awal, peluru ada di mana-mana, ruangan penuh dengan asap dan bubuk mesiu, serta lubang bekas tembakan di mana-mana. Hal itu berlanjut hinggga akhirnya korban terakhir (Anastasia) ditusuk bayonet untuk memastikan semua keluarga Tsar telah tewas dieksekusi.

Keluarga Tsar yang telah dieksekusi tadinya ingin dikuburkan di tambang, tetapi karena tidak aman maka mereka  dikuburkan di makam yang dangkal dengan banyak asam belerang sehingga mayatnya tidak mudah diketahui.  Setelah rezim komunis Soviet runtuh pada tahun 1991, pemerintah Rusia mencari mayat Tsar dan keluarganya. Mereka dikuburkan di Gereja Katedral Peter dan Paul di St. Petersburg. Mereka  dianggap martir ortodoks dan orang suci oleh Dewan Gereja Ortodoks Rusia. Para pelaku pembunuhannya tidak dituntut karena sudah mati.

Referensi

  • Jusuf, W. (2021). Sejarah Revolusi Rusia: Lahirnya Republik Sosialis Pertama di Dunia – Tirto.ID. Diakses January 2021. https://tirto.id/sejarah-revolusi-rusia-lahirnya-republik-sosialis-pertama-di-dunia-c9n4
  • Execution of the Romanov family. (2021). Diakses January 2021. https://en.wikipedia.org/wiki/Execution_of_the_Romanov_family
  • Akhir Tragis Keluarga Romanov di Tangan Revolusioner Rusia. (2021). Diakses January 2021. https://kumparan.com/potongan-nostalgia/akhir-tragis-keluarga-romanov-di-tangan revolusioner-rusia-1534342199268302899
Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Ilustrasi Borobudur

Pengeboman Borobudur, Jejak Ekstremis di Indonesia

Next Post
Ilustrasi Perlawanan Rakyat Sanga-Sanga pada Peristiwa Merah Putih di Museum

Rakyat Sanga-Sanga pada Peristiwa Merah Putih

Related Posts
Total
1
Share