Battle of Los Angeles, Kejadian Misterius di Langit Los Angeles

Battle of Los Angeles di korang LA Times

Sebuah objek ‘misterius’ telah muncul di langit Los Angeles pada 24-25 Februari 1942. Beredar berbagai macam spekulasi tentang kejadian ini, mulai dari pesawat pengintai Jepang hingga UFO. Namun Hingga kini, Battle of Los Angeles masih menjadi misteri.

2 bulan semenjak terjadinya peristiwa pengeboman Pearl Harbor, terjadi sebuah kejadian misterius di Los Angeles, Amerika Serikat. Ketika itu, sebuah objek asing yang ‘tidak dikenali’ muncul dan terbang di atas langit malam Los Angeles.

Pihak militer telah berkali-kali mencoba menembak objek asing tersebut. Namun beberapa saksi mata menyebutkan, upaya yang dilakukan oleh militer tidak berpengaruh apa-apa, dan objek itu sendiri tidak mengalami kerusakan sedikit pun.

Pada saat itu, suasana dan paranoia akan ancaman perang di Amerika Serikat sedang berada dimasa tegang-tegangnya. Serangan Jepang terhadap Pearl Harbor telah memunculkan opini dan spekulasi bahwa serangan musuh kepada Amerika Serikat hanya tinggal sebentar lagi. Di Pantai Barat, pilot dan petugas radar telah salah mengira bahwa kapal penangkap ikan, kayu gelondongan, dan bahkan ikan paus adalah kapal perang dan kapal selam Jepang.

Sehari sebelum kejadian misterius ini, kapal selam Jepang muncul di lepas pantai Santa Barbara, California. Kapal selam ini kemudian memuntahkan lebih dari selusin peluru artileri ke sebuah ladang minyak dan kilang penyulingannya.

Meskipun serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya menyebabkan kerusakan kecil, serangan itu merupakan kali pertama daratan utama Amerika dibom selama masa Perang Dunia II. Serangan ini juga yang menimbulkan spekulasi bahwa objek misterius tadi merupakan pesawat pengintai Jepang.

Tidak hanya itu, beredar banyak desas-desus yang juga berspekulasi bahwa objek-objek ‘tak dikenali’ tersebut adalah UFO

Kronologi Insiden Battle of Los Angeles

Tepat sehari sebelum kejadian ini, sebuah kapal selam Jepang I-17 telah muncul di lepas pantai Santa Barbara, California. Kapal selam tersebut menembaki sebuah ladang minyak dan fasilitas kilang penyulingannya. Kemudian Kapal selam tersebut dilaporkan bergerak ke arah selatan, menuju ke arah Los Angeles. Dugaan pun beredar bahwa kapal selam tersebut membawa bala bantuan yang akan turut digunakan untuk membantu penyerangan.

Kemudian pada pukul 19:18, 24 Februari 1942, pihak militer telah membuat peringatan bahaya. Berdasarkan pantauannya, mereka melihat kerlap-kerlip cahaya asing yang terang benderang. Namun sekitar 3 jam kemudian, peringatan bahaya tadi akhirnya dicabut kembali oleh pihak militer.

Sekitar pukul 01:14 pada keesokan harinya, yaitu pada 25 Februari 1942, radar militer kembali mendeteksi adanya benda terbang asing, namun dengan cepat objek itu pun menghilang.

Tidak lama kemudian, yaitu sekitar pukul 2 pagi, objek asing sekali lagi terdeteksi oleh radar militer. Objek misterius tersebut kali ini diperkirakan berada di sekitar 120 mil dari pantai California. Dan diperkirakan juga, objek ini akan terbang menuju Los Angeles, California.

Sekitar 10 menit kemudian, objek tersebut akhirnya tiba di Culver City. Warga di Culver City pun dikagetkan dengan kehadiran objek berupa benda terbang raksasa di langit wilayah mereka. Benda terbang tersebut diiringi pula dengan objek-objek kecil lainnya yang juga terbang memenuhi langit malam.

Warga akhirnya mulai panik dengan kehadiran objek misterius tersebut, dan menyangka sedang terjadi penyerangan oleh musuh. Sirene serangan udara kemudian berbunyi dan dilakukan pemadaman listrik di seluruh kota. Otoritas setempat kemudian meminta warganya untuk tetap berada di dalam rumah.

Beberapa menit kemudian, pasukan telah bersiaga, mengawaki senjata anti-pesawat, dan mulai menerangi langit malam dengan lampu sorot. Delapan buah lampu sorot pun diarahkan untuk menyinari gelapnya langit malam.

Battle of Los Angeles atau Perang Los Angeles
Lampu sorot yang diarahkan ke langit malam tempat objek misterius tersebut melayang (USC Digital Library)

Tidak lama kemudian sejak lampu disorotkan, sebuah ‘pesawat’ raksasa terlihat melayang pada ketinggian 12.000 kaki. Senjata anti-pesawat pun mulai ditembakkan, sekitar 1.400 buah peluru anti-pesawat akhirnya ditembakkan habis-habisan ke arah objek ‘tak dikenali’ tersebut.

Namun sebuah keanehan dari objek misterius ini adalah, objek tersebut tidak merespon dan tidak terdampak apapun dari gempuran para militer AS. Objek tersebut bahkan tidak menunjukkan kerusakan sedikitpun akibat dari serangan tersebut.

Militer terus menggempur objek tersebut hingga pukul 4 dini hari. Objek tak dikenali tersebut akhirnya perlahan mulai meninggalkan langit Los Angeles, diikuti juga oleh objek-objek lainnya yang mengiringinya. Benda tersebut pun menuju ke arah Long Beach. Tidak lama kemudian, benda tersebut akhirnya menghilang.

Setelah Kejadian

Pada pagi hari setelah kejadian tersebut, yaitu sekitar 7:21 waktu setempat, pihak yang berwenang akhirnya mulai menyalakan listrik kembali.

Ketika cahaya matahari mulai bersinar, unit militer AS ternyata mendapati penemuan yang membingungkan. Berdasarkan temuan mereka, sepertinya tidak ada serangan musuh pada kejadian tadi malam.

Komando Pertahanan Barat Angkatan Darat akhirnya mengeluarkan pernyataan, yang kurang lebih isinya jika diartikan sebagai berikut.

“Although reports were conflicting and every effort is being made to ascertain the facts, it is clear that no bombs were dropped and no planes were shot down”

Meskipun laporan saling bertentangan dan sedang dilakukan upaya untuk memastikan fakta, sangat jelas sekali bahwa tidak ada bom yang dijatuhkan dan tidak ada pesawat yang ditembak jatuh.

Ironisnya, satu-satunya sumber kerusakan akibat pertempuran tersebut adalah dari tembakan teman. Pecahan peluru anti-pesawat juga menghujani ke seluruh kota hingga mengakibatkan kaca-kaca menjadi pecah dan merusak bangunan.

Meskipun kejadian ini tidak mengakibatkan cedera yang serius, namun setidaknya sekitar 5 orang telah meninggal dunia akibat pertempuran ini. 3 diantaranya meninggal dikarenakan kecelakaan mobil akibat kekacauan yang terjadi. 2 orang lainnya meninggal dikarenakan serangan jantung, akibat dari suasana yang mencekam selama terjadinya pertempuran.

Tidak menunggu lama, kejadian ini langsung memenuhi halaman utama berbagai macam koran yang ada di seluruh Amerika Serikat. Seorang reporter dari Los Angeles Herald Express menuliskan, dia melihat objek misterius tersebut diberondong dengan peluru anti-pesawat yang ditembakkan oleh Brigade 37 dengan mata kepalanya sendiri.

Dia juga menuliskan, meskipun objek misterius tersebut ditembak habis-habisan, objek tersebut tidak terlihat mengalami kerusakan sedikitpun. Beberapa penduduk di Culver City yang melihat secara langsung kejadian tersebut juga menyatakan kesaksian yang hampir sama. Tidak sedikit yang menambahkan, bahwa objek tersebut terbang dengan formasi menyerupai huruf V di langit Los Angeles

Tanggapan Pihak Militer

Selama beberapa hari berikutnya, pemerintah dan media mengeluarkan laporan dan pernyataan yang kontradiktif antara satu dengan yang lainnya terkait peristiwa ‘Battle of Los Angeles’ ini.

Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat, Frank Knox menyebutkan, bahwasannya kejadian pada malam tersebut hanyalah alarm peringatan palsu akibat dari ‘khawatiran’ akan serangan musuh.

Namun berbeda halnya dengan yang dikemukakan oleh Sekretaris Perang AS, Henry Stimson. Dia mengatakan kepada para petinggi militer, bahwasannya pada saat kejadian tersebut, setidaknya ada sekitar 15 pesawat yang terbang diatas Los Angeles.

Meskipun begitu, Stimson pada akhirnya menarik kembali pernyataannya tersebut. Dan walaupun demikian, ribuan personel militer dan warga sipil yang menyaksikan kejadian tersebut tetap bersikukuh mengaku bahwa mereka telah melihat pesawat terbang di atas langit Los Angeles.

Teori-Teori

Insiden ini akhirnya mengundang bermunculannya berbagai macam teori, mulai dari alarm palsu (seperti versi militer), serangan Jepang, hingga UFO.

Terkait teori bahwa kejadian ini merupkan serangan Jepang, militer Jepang kemudian mengkonfirmasi bahwa selama Perang Dunia II, mereka tidak pernah sekalipun mengirimkan pesawat ke Los Angeles.

Penjelasan paling logis dari kejadian ini adalah teori alarm peringatan palsu. Dilansir dari history.com, para prajurit pada saat itu terlalu bersemangat dalam menghadapi perang. Dan jika ditambah lagi dengan sistem radar yang saat itu belum sempurna, maka perpaduan tersebut akhirnya dapat menghasilkan alarm palsu.

Terlepas dari itu semua, kejadian sebenarnya dan benda ‘tak dikenali’ pada peristiwa Battle of Los Angeles ini masih menjadi misteri hingga saat ini.


Referensi:

  1. Andrews, E. (2020, May 6). World War II’s Bizarre “Battle of Los Angeles.” HISTORY. https://www.history.com/news/world-war-iis-bizarre-battle-of-los-angeles
  2. Eya (2020, October 20). Misteri Insiden The Battle of Los Angeles. Merinding.Com. https://www.merinding.com/2019/04/misteri-insiden-battle-of-los-angeles.html
  3. Caughey, John; Caughey, LaRee (1977). Los Angeles: biography of a city. University of California
  4. Farley, John E. (1998). Earthquake fears, predictions, and preparations in mid-America. Southern Illinois University 
  5. “Fort MacArthur Museum: The Great Los Angeles Air Raid of 1942”. The Fort MacArthur Museum Association. 1994–2010.
Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Sultan Hamid II dan Ida Anak Agung Gde Agung, raja Gianyar (tahun 1949).

Sultan Hamid II, Kawan atau Lawan?

Next Post
Seorang dari Bangsa Yahudi di Yerussalem.

Sejarah Bangsa Yahudi, Dari Sekelompok Kecil Hingga Besar

Related Posts
Total
0
Share